Hari-hari 2

Calendar2

Ini tulisan-tulisan menjelang pertemuan keluarga di Purwokerto.

Ahad

Ahad penuh tekad
Terngiang akad
Akan bersama seumur jagad
Wuih, romantis sangad…

Senin

Senin awal pekan
Sudah menumpuk pekerjaan
Menunggu diselesaikan
Padahal penat masih bergelayutan

Betapa indah liburan.
Ingin rasanya terus bersantaian.

Wahai, andai engkau tahu
Para penderita sakit
Memandang iri padamu
Yang bisa bergegas bangkit
Dengan tubuh sehat saat itu

Betapa mereka ingin sepertimu
Bisa menjalankan tugas
Meretas waktu
Tak ada batas
Sakit dan sendu

Selasa

Selasa, H-4
Waktu pertemuan Brayat makin mendekat

*Survei*

-: Mas ikut ke Purwokerto?
+: Ya ikutlah. Dari Kudus akan konvoi ke sana
-: Oh,  begitu. TTDJ, mas

-: Mbak, ikut ke Purwokerto?
+:  Siap berangkat. Semarang memberangkatkan full team ke pertemuan.
-: Wah, hebat, mbak

-: Mas berangkat ke Purwokerto?
+: Lha ya iyalah. Saya kan rumahnya di Purwokerto
-: Lho, ini tuan rumah?
+: Ya, betul
-: Oh, maap mas, maap.

*Selesai*

Rabu

Rabu, H-3

*Cerita Pendek*

-: Mas ikut ke Purwokerto?
+: Pasti ikut.
-: Bawa apa, mas?
+: Yang penting bawa sendok.
-: Loh, buat apa mas?
+: Kalau nanti ada yang bawa bubur kita bisa menang berebut. Kan ga bisa makan bubur pakai jari tangan
-: Wah, iya. Bener mas.

*Selesai*

Kamis

Kamis, H-2
*Tidak Konsisten*

-: Mas, kapan silaturahim Brayat Mulyo?
+: Sabtu Ahad, 4 dan 5 Pebruari ini.
-: Tapi banyak yang datang hari Jumat, sehari sebelumnya.
+: Ah, itu mereka tidak mikir lalu lintas. Hari Jumat sore itu pasti padat. Itu kan akhir pekan. Banyak orang bepergian wisata. Banyak juga orang yg kerja di luar kota, hari Jumat sore pulang ke keluarganya. Jadi kebayang kan macetnya. Lebih baik Sabtu pagi-pagi berangkat. Jalanan sepi, enak, lancar.
-: Mas sendiri berangkat kapan?
+: Jumat.
-: Lho ????!!!!

-: Mbak, kapan silaturahim Brayat Mulyo?
+: Sabtu Ahad, 4 dan 5 Pebruari ini.
-: Tapi banyak yang datang hari Jumat, sehari sebelumnya.
+: Ah, itu mereka terlalu bersemangat. Ya ga usah begitulah. Biasa-biasa saja. Kenapa sih terburu – buru. Kayak mau kiamat saja.
-: Mbak sendiri berangkat kapan?
+: Jumat.
-: Lho ????!!!!

-: Mas, kapan silaturahim Brayat Mulyo?
+: Sabtu Ahad, 4 dan 5 Pebruari ini.
-: Tapi banyak yang datang hari Jumat, sehari sebelumnya.
+: Ah, itu mereka tidak memikirkan repotnya tuan rumah. Tuan rumah itu sebenarnya siap untuk menerima tamu hanya Sabtu sore sampai Ahad siang. Jadi kebayang kan, tuan rumah harus repot melayani tamu sejak hari Jumat.
-: Mas sendiri berangkat kapan?
+: Jumat.
-: Lho ????!!!!

*Selesai*

Jumat

Jumat, H-1
*Cerita Pendek*

Pagi itu sejuk sepi
Tak ada suara bahkan daun jatuh sekali pun
Angin berhembus sangat pelan
Takut mengusik lengang
Cicak terdiam
Nyamuk enggan berdenging terbang
Alam sedang terpekur dalam-dalam

Pegang HP, kucari ide
Apa yang mau ditulis ya?

Tiba-tiba, sebuah suara memecah keheningan.
“Abi, ayo siap-siap. Kita berangkat hari ini”

Wah, bubar… bubar…
Ga jadi nulis…

*Selesai*

Sabtu

Sabtu, hari-H

Gunung Slamet terlihat dekat
Menyapa lekat-lekat
Wahai brayat, ayo mendekat
Ini saat mengenal kerabat

Mawar merah merekah indah
Menyapa ramah setiap penjamah
Hei, buat apa jadi saudara sedarah
Kalau kenal pun tak pernah.

Depok, Maret 2017

Leave a Reply to Anonymous Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *